Volume Kerucut

Volume Kerucut. Kalau kita pergi ke kota Jogjakarta, khususnya di Monumen Jogja Kembali (Monjali). Bangunan monumen tersebut atapnya berbentuk kerucut.

Pengertian Kerucut

Apa sebenarnya kerucut itu? Masih banyak benda-benda di sekitar kita yang berbentuk kerucut, antara lain Corong minyak, Kukusan, Topi ulang tahun anak-anak, Capil, dan Tumpeng.

Kerucut adalah sebuah limas yang beralas lingkaran. Limas adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibatasi oleh alas berbentuk segi-n dan sisi-sisi tegak berbentuk segitiga.

Kerucut dapat disebut sebagai limas dengan alas berbentuk lingkaran. Kerucut memiliki 2 sisi, 1 titik sudut, dan 1 rusuk. Sisi tegak kerucut tidak berupa segitiga tapi berupa bidang lengkung yang disebut selimut kerucut.

Unsur – Unsur Kerucut

  • Sisi alas berbentuk lingkaran berpusat di titik A
  • AC disebut tinggi kerucut;
  • Jari-jari lingkaran alas, yaitu AB;
  • Sisi miring BC disebut apotema atau garis pelukis (s).
  • Selimut kerucut berupa bidang lengkung.

Rumus – Rumus Kerucut

1. Luas Permukaan Kerucut

Sebelum menghitung luas permukaan kerucut berikut ini cara mencari panjang garis pelukis (s):

Panjang garis pelukis adalah

s = √(r² + t²)

Jadi luas permukaan kerucut adalah sebagai berikut :

L = luas sisi alas + luas selimut kerucut
= π r² + π r s
= π r (r + s)

2. Volume Kerucut

Volume = 1/3 x luas alas x tinggi
= 1/3 x π r²x t
= 1/3 π r²t

Contoh Soal Kerucut

Sebuah kerucut memiliki jari – jari 21 cm, tinggi 20 cm, tentukan volume dan luas permukaannya !

Jawab:

Volume =1/3 x 22/7 x 21² x 20
=1/3 x 1.386 x 20
= 462 x 20
= 9.240 cm³

Luas permukaan = π r (r + s)

s = √(r² + t²)
= √(21² + 20²)
= √(441 + 400)
= √(841)
= 29 cm

Luas permukaan = 22/7x 21 (21 + 29)
= 66 (50)
= 3.300 cm²

Category:
Matematika
Tags: