Soal UH Materi Hubungan Antar Makhluk Hidup

Hubungan khas antar makhluk hidup disebut juga dengan simbiosis. Simbiosis adalah hubungan yang sangat erat antara dua makhluk hidup yang berbeda jenisnya. Oleh karena itu, peran salah satu makhluk hidup tidak dapat digantikan makhluk lainnya.

Hubungan khas terdapat dalam tiga bentuk yaitu simbiosis mutualisme, simbiosis parasitisme, dan simbiosis komensalisme.

Hubungan Antar Makhluk Hidup (Simbiosis)

A. Simbiosis Parasitisme

Simbiosis Parasitisme adalah di mana pihak yang satu mendapat keuntungan dan merugikan pihak lainnya. Contoh:

1. Tanaman benalu dengan inangnya.

Benalu termasuk tumbuhann biji dan berdaun hijau. Akar benalu itu tidak sempurna sehingga tidak mampu menyerap air dan hara langsung dari tanah.

Untuki memenuhi kebutuhan akan air dann hara, benalu menumpang pada ranting tumbuhan jenis lain.

Lalu akarnya yang berupa alat isap akan menembus masuk ke dalam jaringan pengangkut tumbuhan yang ditumpanginya.

Kemudian benalu akan menyerap air dan hara yang terlarut di dalamnya. Sehingga tumbuhan inang mengalami kerugian karena air dan hara yang akan digunakan untuk hidupnya diserap oleh benalu.

Akibatnya dari kegiatan benalu tersebut, biasanya ujung ranting tanaman yang ditumpanginya mengecil, kurus, dan akhirnya mati.

2. Tali putri dengan inangnya.

Tali Putri yang langsung mengambil sari-sari makanan yg sudah di kelolah atau di fotosintesi sang inang. Jadi Tali Putri hidup dengan seratus persen parasit dengan mengambil sari makanan yg sudah jadi.

Maka tumbuhan yang di tempeli Tali Putri  akan lebih cepat mati. Karena sari-sari makanan yang sudah jadi langsung di serobot parasit itu tadi.

3. Cacing tambang yang hidup di dalam usus manusia.

Cacing tambang termasuk jenis cacing dalam perut yang sangat mengerikan karena selama hidupnya cacing tambang ini mengisap darah dari inangnya yaitu usus kita sehingga penderita akan mengalami anemia akut akibat kekurangan darah.

Cacing tambang dapat menular melalui kulit kaki yang terinfeksi larva cacing, terbawa ke usus melalui pembuluh darah, dan akhirnya menetap di usus halus.

4. Cacing Pita yang hidup di dalam usus manusia.

Cacing pita memiliki kait pada tubuhnya untuk melekatkan dirinya pada dinding usus manusia. Disebut cacing pita karena bentuknya panjang pipih mitip pita dan berkepala kecil.

Biasanya cacing pita menyerang orang yang suka mengkonsumsi makanan yang berasal dari daging, terutama daging sapi dan daging babi yang dimasak tidak sampai matang.

5. Kutu dengan hewan tempat ia tinggal.

Kutu memperoleh makanan dengan mengisap darah dari tubuh hewan yang dihinggapinya, sedangkan hewan yang dihinggapi merasa gatal di kulit dan pertumbuhannya menjadi tidak sehat.

B. Simbiosis Mutualisme

Simbiosis Mutualisme adalah hubungan sesama mahkluk hidup yang saling menguntungkan kedua pihak. Contohnya:

1. Bunga Sepatu dan Lebah.

Lebah membutuhkan madu yang terdapat pada bunga sepatu sebagai makanannya. Bunga sepatu membutuhkan lebah untuk  membantu terjadinya proses penyerbukan.

2. Burung Jalak dan Kerbau.

Kerbau memperoleh keuntungan dengan habisnya kutu – kutu yang menempel di tubuhnya, sedangkan burung jalak merasa untung karena mendapatkan makanan berupa kutu.

3. Jenis jamur dan Lumut kerak.

Jamur pada lumut kerak berfungsi sebagai pelindung dan penyerap air serta mineral. Ganggang yang hidup di antara miselium jamur berfungsi menyediakan makan melalui fotosintesis. Lumut kerak adalah organisme hasil simbiosis mutualisme. Jamur pada lumut kerak tidak dapat hidup sendiri di alam.

4. Bunga dengan kupu – kupu.

Kupu – kupu  membutuhkan nektar yang terdapat pada bunga sebagai makanannya. Bunga membutuhkan kupu – kupu untuk  membantu terjadinya proses penyerbukan.

5. Flagellata dan rayap.

Flagellata hidup di dalam usus rayap dan ikut membantu proses pencernaan rayap. Sedangkan kalau untungnya buat Flagellata adalah mendapat makanan dari Rayap.

C. Simbiosis Komensalisme

Simbiosis Komensalisme adalah di mana pihak yang satu mendapat keuntungan tapi pihak lainnya tidak dirugikan dan tidak diuntungkan. Contoh:

1. Ikan badut dengan anemon laut.

Di alam, kehadiran ikan badut pada anemon dapat melindunginya dari agresifitas beberapa jenis ikan seperti ikan angle atau ikan butterfly yang akan memangsa tentakelnya.

Sebaliknya ikan badut memanfaatkan anemon tersebut sebagai tempat berlindung dari musuh alaminya.

Tanpa perlindungan dari anemon, ikan badut hanya dapat bertahan hidup beberapa menit saja sebelum dimangsa oleh musuhnya.

2. Tumbuhan pakis tumbuhan inangnya.

Tanaman Pakis mendapatkan keuntungan berupa rumah tinggal, sedangkan inangnya tidak mendapatkan keuntungan apapun dan tidak dirugikan.

3. Anggrek dengan Inangnya.

Tanaman Anggrek mendapatkan keuntungan berupa rumah tinggal, sedangkan inangnya tidak mendapatkan keuntungan apapun dan tidak dirugikan.

4. Sirih dengan pohon.

Pohon sirih sama dengan pohon anggrek dan pakis, pohon sirih hanya menumpang tempat tinggal di pohon / Inangnya. Sementara pohon yang di tumpangi tidak berpengaruh apa – apa.

5. Ikan hiu dengan Ikan Remora.

Ikan remora yang berenang di dekat tubuh ikan hiu akan turut menjelajah ke mana pun ikan hiu itu pergi. Ikan remora menjadi aman dari ancaman ikan pemangsa lain karena ikan pemangsa takut terhadap ikan hiu. Sedangkan bagi ikan hiu tidak ada pengaruhnya

Soal UH Materi Hubungan Antar Makhluk Hidup

A. Soal Pilihan Ganda

1. Simbiosis merupakan hubungan . . . .

  1. kerja sama antara dua makhluk hidup sejenis
  2. khas yang erat antara dua jenis makhluk hidup
  3. kerja sama antara dua makhluk hidup tidak sejenis
  4. hubungan antara jenis-jenis makhluk hidup tertentu yang menguntungkan

Simbiosis adalah hubungan yang sangat erat antara dua makhluk hidup yang berbeda jenisnya.

2. Hubungan antara lebah dan bunga termasuk simbiosis mutualisme karena . . . .

  1. lebah untung, sedangkan bunga tidak rugi
  2. lebah rugi, sedangkan bunga untung
  3. lebah tidak rugi, sedangkan bunga untung
  4. lebah dan bunga sama-sama untung

Simbiosis mutualisme adalah hubungan yang saling menguntungkan antara dua makhluk hidup berbeda. Lebah mengisap madu yang terdapat pada bunga, bunga dibantu penyerbukannya oleh lebah.

3. Pernyataan berikut yang benar dalam hubungan antara anggrek dan pohon mangga adalah . . . .

  1. Anggrek memperoleh makanan dari pohon yang ditumpanginya.
  2. Anggrek hidup menumpang, tetapi tidak merugikan.
  3. Anggrek mengganggu kehidupan pohon yang ditumpanginya.
  4. Kedua tanaman sama – sama mendapat untung.

Meskipun menempel, anggrek tidak mengambil zat – zat hara dari tumbuhan yang ditumpanginya. Jadi, anggrek tidak merugikan tanaman yang ditumpanginya.

4. Tanaman perdu yang ditumbuhi tali putri lama – lama menjadi layu. Hal ini karena . . . .

  1. perdu membagi makanannya dengan tali putri
  2. perdu tidak dapat membuat sendiri makanannya
  3. tali putri mengambil seluruh makanan dari perdu
  4. tali putri membuat sendiri makanannya

Tanaman perdu menjadi layu karena tali putri mengambil seluruh makananya dari tanaman perdu.

5. Pohon rambutan Pak Yusuf ditumbuhi banyak benalu. Kemungkinannya setelah beberapa bulan pohon rambutan Pak Yusuf akan . . . .

  1. tumbang
  2. berbuah lebat
  3. terganggu pertumbuhannya
  4. rimbun daunnya

Tumbuhan yang banyak benalu akan terganggu pertumbuhannya karena benalu mengambil air dan unsur hara dari tumbuhan yang ditumpanginya.

6. Hubungan antar makhluk hidup dengan makanannya ditunjukkan oleh . . . .

  1. kambing dengan rumput
  2. anggrek dengan pohon yang ditumpanginya
  3. burung pipit dengan pohon
  4. kambing dengan ayam

Kambing dengan rumput menunjukkan hubungan antar makhluk hidup dan makanannya.

7. Tanah yang di dalamnya ditemukan banyak cacing menandakan tanah tersebut . . . .

  1. subur karena adanya kotoran cacing
  2. tandus karena sampah mudah membusuk
  3. subur karena banyak menyimpan air
  4. tandus karena cacing menghambat pembusukan sampah

Tanah yang didalamnya banyak cacing akan subur karena cacing adanya kotoran cacing yang merupakan pupuk bagi tanaman.

8. Perhatikan rantai makanan berikut! Mata rantai I dan II dalam rantai makanan tersebut cocok ditempati . . . .

  1. ular sawah dan burung hantu
  2. kucing dan ayam
  3. burung elang dan kambing
  4. kerbau dan sapi

Mata rantai I dan II cocok ditempati oleh ular sawah dan burung hantu yang merupakan pemangsa alami tikus.

9. Penebangan dan pembakaran hutan dapat menyebabkan perubahan lingkungan yaitu . . .

  1. tanah menjadi tandus
  2. tanaman tumbuh subur
  3. air tersedia melimpah
  4. udara terasa segar

Penebangan dan pembakaran hutan dapat mengakibatkan tanah menjadi gundul, humus pada tanah yang gundul akan terbawa oleh air hujan sehingga tanah menjadi tandus.

10. Tanah longsor terjadi akibat adanya perubahan lingkungan. Perubahan lingkungan ini disebabkan oleh . . .

  1. penggundulan hutan
  2. pencemaran tanah
  3. pembuatan sengkedan
  4. pencemaran air

Penggundulan hutan mengakibatkan tanah longsor.

B. Soal Isian

1. Apa yang akan terjadi apabila lalat mati akibat racun serangga?

  • Apabila lalat mati oleh racun serangga maka kelangsungan hidup beberapa bakteri yang hidup dalam tubuh lalat akan terganggu.

2. Ikan remora selalu menggantungkan perolehan makanan pada ikan hiu. Apa pendapatmu jika banyak ikan hiu yang tertangkap oleh nelayan?

  • Jika banyak ikan hiu yang tertangkap oleh nelayan maka kelangsungan ikan remora akan terancam karena sumber makanananya berkurang atau habis.

3. Pak tani sangat beruntung dengan adanya burung hantu yang mencari makan di sawahnya. Mengapa pak tani itu beruntung?

  • Pak tani diuntungkan oleh adanya burung hantu yang mencari makan tikus disawahnya karena burung hantu adalah pemangsa alami tikus. Hal ini mengakibatkan hama tanaman padi (tikus) akan berkurang

4. Apa pengaruh penebangan hutan secara liar dan terus – menerus bagi hewan-hewan yang hidup di dalamnya?

  • Penebangan hutan secara liar akan mengakibatkan habitat hewan akan terganggu, sehingga hewan akan kesulitan mencari makanannya.

5. Padi – elang – tikus – ular. Susunlah makhluk hidup tersebut sehingga membentuk rantai makanan yang benar!

  • Padi »  Tikus  »  Ular  »   Elang
Category:
Biologi
Tags: