Perkalian Dan Pembagian Pecahan

Selain penjumlahan dan pengurangan pada operasi hitung bilangan pecahan juga ada perkalian dan pembagian. Apabila bilangan pecahan berbeda bentuk untuk memudahkan perkalian atau pembagian pada bilangan pecahan sebaiknya ubah dahulu pecahan tersebut ke bentuk pecahan yang sama.

Misalnya pecahan kita ubah ke bentuk pecahan biasa atau pecahan desimal. Hasil perkalian atau pembagian sebaiknya langsung disederhanakan. Berikut ini adalah cara melakukan operasi hitung perkalian dan pembagian pada bilangan pecahan.

A. Perkalian Pecahan

Cara mengalikan dua atau lebih pecahan biasa adalah dengan mengalikan penyebut dengan penyebut dan mengalikan pembilang dengan pembilang.

Pecahan dikalikan pecahan hasilnya adalah pembilang dikalikan pembilang dan penyebut dikalikan penyebut atau dalam bentuk umum :

a x c  = a + c
b d b x d

Contoh:

2 x 3 = 2 x 3 = 6
5 7 5 x 7 35

B. Pembagian Pecahan

Membagi pecahan biasa adalah dengan membalikkan pecahan yang jadi pembagi, yaitu pembilang jadi penyebut dan penyebut jadi pembilang kemudian dikalikan.

Apabila bilangan asli dibagi dengan pecahan biasa maka pembagian berubah menjadi perkalian tetapi pecahanya dibalik (penyebut menjadi pembilang dan pembilang menjadi penyebut) atau dalam bentuk umum :

a : b  = a x c
c b

Contoh :

4 : 2  = 4 x  3 = 12  = 6
5 3 5 x 2 10 5

Perkalian Dan Pembagian Pecahan Berbeda Bentuk

Apabila bilangan pecahan yang akan kita kalikan/dibagi  berbeda bentuk, sebaiknya ubah dahulu pecahan tersebut ke bentuk yang sama. Pecahan bisa kita ubah ke bentuk pecahan biasa.

Contoh 1 (perkalian) :

3 x  50 % = 3 x 50 = 150 : 50 = 3
4 4 100 400 : 50 8

Contoh 2 (pembagian) :

2 : 0,7  = 2  x 10 = 20 : 5 = 4
5 5 7 35 : 5 7
Category:
Matematika
Tags: