Pengurangan Risiko Bencana Gempa Bumi

Indonesia merupakan salah satu daerah yang sering mengalami gempa Bumi. Dalam setahun Indonesia diguncang gempa sebanyak 8.000 kali, baik gempa kecil maupun gempa dengan kekuatan yang besar. Untuk mempersiapkan diri untuk mengurangi kerugian akibat gempa. Usaha yang dapat dilakukan adalah memastikan apakah rumah cukup aman dari bahaya akibat gempa Bumi,

Salah satu teknologi yang digunakan untuk mengurangi kerusakan saat gempa adalah rekayasa bangunan tahan gempa. Bangunan ini dapat menahan kekuatan getaran yang dihasilkan gempa, sehingga mengurangi kerusakan yang terjadi. Saat ini banyak gedung yang berdiri di atas pondasi yang tersusun atas baja dan karet.

Selain itu, penataan struktur bangunan juga direkayasa sedemikian rupa agar tahan gempa. Dengan demikian, bangunan tahan gempa tersebut dapat menahan getaran gempa Bumi dan mengurangi risiko kerusakan dan kematian penghuni di dalamnya.

Gempa merupakan salah satu bencana yang dapat terjadi setiap saat. Untuk menyelamatkan diri dari
bahaya gempa, kamu dapat melakukan tindakan berikut sesuai tempatmu berada. Hal yang paling utama yang harus dilakukan adalah tetap tenang saat terjadi gempa.

A. Sebelum Terjadi Gempabumi
Untuk mengurangi kerusakan harta benda yang ada di rumah kita akibat gempa kita harus menataan barang-barang yang ada di rumah. Akan lebih baik jika kita memastikan bahwa perabotan rumah seperti lemari, cabinet, dan lain-lain tidak roboh saat terjadi gempa.

Sebelum Terjadi Gempabumi

Selain itu, kita juga harus memastikan benda-benda yang tergantung di rumah agar tidak mudah jatuh saat terjadi gempa. Kita juga bisa menyimpan barang-barang yang berat dan mudah pecah berada di bagian bawah lemari atau rak. Pastikan kita mematikan listrik, air, dan gas ketika tidak digunakan. Serta, selalu sediakan kotak P3K, senter, dan makanan sebagai perlengkapan darurat jika terjadi gempa. Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum terjadi bencana gempa bumi

  1. Kunci utama adalah mengenali apa yang disebut gempa dan dimana saja sumber-sumbernya. Memastikan bahwa struktur dan letak rumah anda dapat terhindar dari bahaya yg disebabkan gempa dan akibat sekundernya (longsor, tsunami, liquifaction, dll) Mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur bangunan anda agar terhindar bahaya gempa.
  2. Kenali lingkungan tempat anda bekerja dan tinggal. Memperhatikan letak pintu, lift serta tangga darurat, apabila terjadi gempa bumi, sudah mengetahui tempat paling aman untuk berlindung. Belajar melakukan P3K Belajar menggunaka pemadan kebakaran Mencatat Nomor Telepon Penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempa bumi
  3. Persiapan Rutin pada tempat anda bekerja dan tinggal. Perabot (Lemari, Cabinet dll) diatur menempel pada dinding (dipaku/ diikat dll)untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser dll pada saat terjadi gempabumi. Menyimpan bahan mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah, agar terhindar dari kebakaran. Selalu mematikan air, gas dan listrik apa bila sedang tidak digunakan.
  4. Penyebab celaka yang paling banyak pada saat gempa bumi adalah akibat kejatuhan material Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagin bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempa bumi terjadi (mis : lampu dll).
  5. Alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, Senter lampu, Radio, makanan suplemen dan air mineral.

B. Saat Gempa Bumi Terjadi
Saat gempa bumi terjadi tentunya suasana sangat kacau dan membingungkan. Namun ada beberapa hal yang dapat dilakukan saat terjadi bencana gempa bumi.

Saat Gempa Bumi Terjadi
  1. Jika anda berada dalam bangunan Lindungi kepala dan badan anda dari reruntuhan bangunan (dengan bersembunyi dibawah meja dll). Mencari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan goncangan. Berlari keluar apabila masih dapat dilakukan.
  2. Jika anda berada diluar bangunan atau area terbuka Menghindar dari bangunan yang ada disekitar anda (spt : gedung, tiang listrik, pohan dll). Perhatikan tempat anda berpijak hindari apabila terjadi rekahan tanah.
  3. Jika anda sedang mengendari mobil. Keluar, turun dan menjaui dari mobil, hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran. Lakukan poin 2.
  4. Jika anda tinggal atau berada dipantai, jauhi pantai untuk menghindari terjadinya Tsunami
  5. Jika anda tinggal didaerah pegunungan, apabila terjadi gempa hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

C. Sesudah Gempa Bumi Terjadi
Sesudah terjadi bencana gempa bumi biasanya terjadi beberapa kejadian yang bisa membahayakan anda. Untuk itu diperlukan kehati-hatian dan kewaspadaan anda. beberapa kegiatan yang dapat dilakukan setelah gempa bumi terjadi antara lain sebagai berikut.

Sesudah Gempa Bumi Terjadi
  1. Jika anda berada dalam bangunan. Keluar dari bangunan tersebut dengan tertib. Jangan menggunakan tangga berjalan atau litf, gunakan tangga biasa. Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K. Telepon/minta pertolongan apabila terjadi luka pada anda atau sekitar anda.
  2. Periksa lingkungan sekitar anda. Periksa apakah terjadi kebakaran, gas bocor, arus pendek, aliran & pipa air. Perkecil segala hal yang dapat membahayakan (Mematikan Listrik, tidak menyalakan api dll).
  3. Jangan masuk ke Bangunan, karena kemungkinan masih terdapat runtuhan.
  4. Jangan berjalan disekitar daerah gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.
  5. Mendengarkan informasi mengenai gempa dari radio (apabila terjadi gempa susulan dll).
  6. Mengisi angket yang diberikan oleh Instansi Terkait untuk mengetahui intensitas gempa.

Hal yang paling penting saat gempa adalah, jangan panik. Tetap tenang dan perhatikan sekitar Anda dengan cermat.

Category:
Ilmu Pengetahuan
Tags:

,