Kata Berimbuhan

Kata Berimbuhan. Imbuhan adalah morfem terikat yang digunakan dalam bentuk dasar untuk membentuk suatu kata.

Imbuhan terdiri dari awalan (prefiks), sisipan (infiks), akhiran (sufiks), dan awalan-akhiran (konfiks). Kata berimbuhan adalah bentuk kata jadian dengan menambahkan imbuhan atau afiks terhadap kata dasar.

Imbuhan itu berupa satuan bunyi terkecil yang mengandung arti berupa morfem terikat. Cara membentuk kata jadian dengan imbuhan di sebut afiksasi. Sedangkan hasil bentuknya disebut kata berimbuhan atau kata kompleks.

Macam – Macam Jenis Imbuhan

Dilihat dari perkembangannya imbuhan terbagi atas:

1. Imbuhan asli

Imbuhan asli yaitu imbuhan yang berasal dari bahasa melayu.

a. Awalan → diletakkan didepan kata dasar.

  • Me-, Ber-, Di-, Ter-, Se-, Per-, Ke-, Pe-

b. Sisipan → diletakkan diantara imbuhan dan kata dasar.

  • em-, el-, er-

c. Akhiran →diletakkan diakhir kata dasar.

  • -i, -kan, -nya, -an

d. Awalan + awalan → diletakkan di depan kata dasar.

  • Memper-, Seper-, Seke-, Diper-

e. Awalan + sisipan→ diletakkan di depan kata dasar.

  • getar → menggetar

f. Awalan + akhiran

  • Ke-an → kedudukan
  • Me-i → melebihi

g. Sisipan + akhiran → gemerlapan

h. Awalan + sisipan + akhiran → bergelantungan

i. Awalan + awalan + akhiran → memperbaiki

Arti Imbuhan Asli

A. Awalan Me-

Awalan me- yang mengalami perubahan bentuk menjadi:

Men-, mem-, meny-, meng-

Fungsi awalan me- sebagai pembentuk kata kerja tak transitif maupun transitif.

Arti awalan me-:

1. menyatakan menjadi/dalam keadaan → menurun, menanjak
2. menyatakan menempuh atau pergi ke → melaut, menepi
3. menyatakan berlaku atau seperti → mengekor
4. menyatakan mencari atau mengumpulkan → merotan (mengumpulkan rotan)
5. menyatakan memakan, meminum, menghisap → mengopi
6. menyatakan menjadi → memerah, membiru
7. menyatakan melakukan perbuatan → memukul, memegang
8. menyatakan melakukan dengan alat → menyangkul, menyabit
9. menyatakan membubuhi dengan → menyemir, mengecat

B. Awalan Ber-

Awalan ber- yang mengalami perubahan bentuk menjadi:

ber-, be-, bel-

Fungsi awalan ber- sebagai pembentuk kata kerja tak transitif lebih banyak menunjukkan keadaan subjek.

Arti awalan ber-:

1. menyatakan mempunyai → bernama (mempunyai nama)
2. menyatakan memakai → bersepatu (memakai sepatu)
3. mengerjakan/mengusahakan → berusaha, berjuang
4. mengeluarkan/menghasilkan → berdarah, berair
5. melakukan → berlari (melakukan lari)
6. memanggil → berbibi, berpaman
7. berada dalam keadaan → berbahagia (berada dalam keadaan bahagia)
8. dalam jumlah → berempat, berlima
9. pekerjaan berbalasan → bertinju
10. menunjukkan sudah di → bercat (sudah dicat)
11. sebagai mata pencaharian → bertani, berkebun
12. memperoleh / mendapat → berteman

C. Awalan Ter-

Awalan ter- yang mengalami perubahan bentuk menjadi:

Ter-, te-, tel-

Fungsi awalan ter- menyatakan proses berlangsungnya keadaan/tindakan serta perbandingan.

Arti awalan ter-:

1. tidak disengaja → (tertidur)
2. kejadian secara tiba-tiba → (terkejut)
3. dapat di → (terlihat)
4. sampai ke → (tercatat)
5. tiba dalam keadaan → (terduduk)
6. menyatakan paling → (terkecil)
7. perbuatan telah selesai dikerjakan → (terhunus)
8. terus-menerus dalam keadaan → (terapung)
9. sangat → (tergesa)

D. Awalan Di-

Awalan di- tidak mengalami perubahan.

Fungsi awalan di- membentuk kata kerja pasif.

Arti awalan di-:

1. menyatakan pekerjaan telah selesai dan disengaja → dibakar
2. dalam surat menyurat menyatakan hormat, tanpa objek/pelaku.

E. Awalan Pe-

Fungsi awalan pe-membentuk kata kerja dan kata benda.

Arti awalan pe-:

1. menyatakan orang yang melakukan → (penggali)
2. orang atau sesuatu yang di → (pesuruh)
3. orang yang gemar → (penjudi)
4. alat untuk me → (penghapus)
5. mempunyai sifat → (pembohong)
6. yang biasa bekerja di → (pelaut)
7. olahragawan jenis → (petenis)
8. orang yang berlaku sebagai → (pelerai)
9. yang membuat / menjadikan → (pemanis)
10. didahului awalan se- menunjukkan ukuran waktu/jarak → (sepeminum rokok)

F. Awalan Per-

Awalan per- mengalami perubahan bentuk yaitu:

Pe (peruncing), pel (pelajar)

Fungsinya membentuk kata kerja dan kata-kata lain.

Arti awalan per-:biasa berkombinasi dengan awalan me- mejadi memper.

1. membuat jadi lebih → (memperhalus)
2. menganggap / memperlakukan → (memperadik)
3. memjadikan / membagi → (mempertiga)

G. Awalan Se-

Awalan se- tidak mengalami perubahan bentuk.

Arti awalan se- :

1. menyatakan sesuatu → (seekor)
2. menyatakan sama-sama dalam Satu → (sekelas)
3. menyatkan bersamaan watku → (sebelum)
4. menyatakan seberapa/banyak → (sepenuhnya)
5. seluruh / sekalian isi → sekota / sedesa
6. seperti / sama dengan→ (sebesar / selebar)
7. paling → (setinggi-tingginya)
8. ukuran waktu / jarak → (sejauh)

H. Sisipan em-, el-, er

a. Bentuk

Tidak selalu menghasilkan bentuk yang tetap.
Contoh: getar → menggetar, geletar → gemeletar

Fungsinya membentuk kata baru yang artinya tidak berbeda dengan kata dasarnya.

Arti sisipan em-, el-, er:

1. menunjukkan banyak, mengeraskan arti → (tali → temali, gigi → gerigi)
2. mengandung sifat (kuning → kemuning, tapak → telapak)
3. menyatakan berulang-ulang (getar → gemetar)
4. menyatakan yang menyerupai (gembung → gelembung)
5. untuk keindahan bunyi (suling → seruling)

Category:
Bahasa Indonesia
Tags: